Sabtu, 29 Juni 2013

Marhaban Ya Ramadhan


Bimbingan Praktis Amaliyah Bulan Ramadhan
Sebentar lagi kita bertemu bulan puasa 1434 H, oleh karena itu kita sambut bersama-sama,”Marhaban ya ramadhan,”. Selamat dating bulan ramadhan, kami bergembira menyambut kedatanganmu karena kami terngiang dengan sabda Rasulullah SAW. “seandainya umatku mengetahui keistimewaan ramadhan, niscaya mereka mengharapkan semua bulan menjadi bulan ramadhan. Kehadiran bulan ramadhan adalah untuk mencucikan jiwa, bulan kasih sayang, bulan ampunan, dan bulan kemerdekaan dari saksi api neraka. Juga tujuanya dari puasa itu sendiri adalah sebagai pembinaan diri untuk sampai derajat taqwa. Dengan melaksanakan puasa diri manusia terbina dan terlatih untuk selalu patuh terhadap printah Allah, dengan mengekang segala macam hawa nafsu yang dapat menyeret kepada kemaksiatan. Bulan buasa adalah bulan keistimewaan disi Allah karena Allah sendiri yang member balasan atau pahala. Bahkan dibulan Ramadan segala amalan akan dilipat gandakan pahalanya sepuluh  sampai tujuh ratus kali lipat. Seperti sabda Rasulullah :
,”Setiap amal kebaikan manusia dilipat gandakan sepuluh sampai tujuh ratus. Allah Azza wa jalla berfirman: kecuali puasa. Puasa itu bagiku, dan Aku (sendiri) yang akan memberikan balasannya,”(HR Muslim).
Untuk itu marilah, kita sambut dengan membulatkan tekat dan niat untuk menyambut ramadhan. Kita siap melakukan amal apa saja demi mendapatkan kemulian dan kebaikan bulan ramadhan. Umat Islam diseluruh dunia, termasuk umat Islam di Indonesia juga ikut serta menyambut bulan ramadhan, untuk berlomba meningkatkan kadar ketaqwaan dengan menunaikan  ibadah puasa dan amal Ibadah lain dalam rangka meraih, ampunan, dan ridha-Nya. Oleh karena itu kita sambut dengan Imanan wa-htisaban, serta kita jalin ukhuwah Islamiyah denagan kita tingkatkan kepekaan dan kepedulian kita bagi sesama. Terutama mereka yang kurang beruntung, fakir miskin, dan sebagainya, untuk dapat meresapi dan menghayati serta makna hikmah puasa. Kita mengajak umat Islam atau masyarakat pada umum untuk bersama-sama menunaikan ibadah puasa denagan tulus ikhlas. Untuk juga membangkitkan hati nurani kita untuk dengan khusyuk dan tawadhu beribadah dan beramal shaleh dalam menjalin persaudaraan Islam dan membekali diri kita dengan teladan bulan ramadhan.
Dasar Penyelenggaraan
Sebagai kita ketahui bahwa bulan puasa adalah bulan suci yang diwajibkan kepadaumat Islam berdasarkan firman Allah Ta’ala:
Yang artinya wai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu sekalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. Qs Al Baqarah(2) ayat 183
Ketentuan Puasa
1.      Islam
2.      Baligh (Cukup Umur)
3.      Berakal (Tidak Gila)
Yang dimaksud puasa adalah menahan diri dari yang membatalkan puasa sejak terbit fajar sampai terbenam matahari disetai dengan niat. Aku niat puasa besuk hari menunaikan fardhu bulan ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.
Adapun yang membatalkan puasa adalah sebagai berikut:
1.      Memasukkan sesuatu kedalam perut dari rongga badan.
2.      Menggauli Istri pada siang hari.
3.      Muntah dengan sengaja
4.      Keluar mani dengan sengaja
5.      Haid(menstuasi)
6.      Nifas (melahirkan)
7.      Gila
8.      Murtad.
Yang disunahkan badi orang yang berpuasa:
1.      Menyegerakan buka puasa bila telah waktunya 
2.      Menggakhirkan saur
3.      Meninggalkan kata-kata kotor/sia-sia
4.      Itikaf Sepuluh hari terakhir.
5.      Meperbanyak baca Al Qur’an
6.      Memperbanyak sedekah/infak
Orang yang dapat dispensasi/diperbolehkan tidak puasa:
1.      Wanita hamil
2.      Wanita yang sedang menyusui
3.      Musafir (orang dalam perjalanan)
4.      Orang yang lanjut usia, harus membayar fidyah
Hikmah Puasa
1.      Puasa menanamkan rasa kasih sayang kepada fakir miskin
2.      Puasa akan mengantarkan kepada kesehatan
3.      Ramadhan adalah bulan berkah
4.      Puasa sebagai benteng pribadi
5.      Menciptakan pribadi muslim yang jujur dan  amanah
6.      Kriminal menurun Drastis
7.      Menyuburkan kekuatan jiwa dalam menghadapi ujian.
Yang Dianjurkan Di Bulan Ramadhan
1.      Mempersiapkan jasmani dan rohani secara lahiriyah maupun batiniyah, seperti mempersiapkan mental, membersihkan lingkungan, anggota badan, hati sanu bari, banyak minta ampun kepada Allah dan minta maaf kepada sesama.
2.      Menyambut bulan ramadhan dengan rasa senang.
3.      Meluruskan niat tulus ikhlas untuk beribadah dan mengabdi kepada Allah, syaiton tidak akan berdaya mengoda orang-orang yang ikhlas.Qs Al Hijr (15) ayat 39-40.
4.      Melaksanakan puasa dengan penuh sabar, allah menjanjikan orang-orang yang sabar imbalan yang sagat besar Qs Az Zumar (39) ayat 10
5.      Berusaha untuk banyak memperbanyak membaca Al Qur’an, menghayati dan mengamalkan kandungan Al Qur,an.
6.      Menyegerakan berbuka puasa ketika waktunya telah tiba dan mengakhirkan saur sesuai dengan waktunya.
7.      Memperbanyak sedekah melebihi bulan lainnya.
8.      Menati malam lailatul qodar yang kebaikanya seperti beribadah selama 1000 bulan atau 83 tahun. Subkhanaallah.
Hal-Hal Yang Harus Dihindari
1.      Bermalas-malasan dengan alas an berpuasa.
2.      Menghindari ucapan yang tidak baik atau sia-sia.
3.      Menyiapkan makanan yang berlebihan untuk berbuka dan saur.
4.      Menunda atau memperlambat berbuka puasa.
5.      Mengosok gigi di siang hari, mandi/renang disiang hari.
6.      Memandang/mencium istri/suami hingga menimbulkan syahwat.
Demikianlah sekilas amalan praktis di Bulan Ramadhan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Dan berpuasa dibulan ramadhan bukan hanya sekedar menahan rasa lapar dan haus. Orang yang berpuasa atas dasar keimanan, juga untuk mendekatkan diri kepada sangkhalik (taqarrub ilallah). Orang puasa akan mendapat dua kegembiraan, pertama sewaktu berbuka puasa.  Kedua kegembiraan bertemu dengan Allah  kelak, karena pahala puasa hanya Allah yang akan emberikan langsung. Berpuasa juga terwujudnya tatanan masyarakat  yang adil sejahtera didalam ridha dan ampunan Allah. Puncak dari amal ibadah puasa adalah melaksanakan Idhul Fitri. Sebagai lambang kegembiraan dan syukur kita kepada Allah SWT, mudah-mudahan segala amal ibadah kita selama bulan ramadhan diterima Allah serta dapat ridhan-Nya.minal aaidiin wal faaidzinin, taqabalallahu minna waminkum, taqabal ya kariim.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar